SuaraSumbar.id - Seorang wanita asal Indonesia bernama Debby menjadi manajer di restoran Pokeworks di Harvard Square. Restoran Universitas Harvard tersebut menghidangkan makanan sehat.
Bukan sekadar cantik, wanita berdarah asli Manado, Sulawesi Utara itu dipercaya menjadi manajer restoran lantaran mampu memberikan inovasi dan solusi atas tantangan yang dihadapi.
Bersama dua anak buahnya yang merupakan warga asli Amerika Serikat, Debby turun tangan untuk melayani pesanan tamu. Tidak hanya selalu menyapa pengunjung, dia juga cepat dalam menyiapkan pesanan. Satu menu mampu dia siapkan hanya dalam waktu satu menit.
Sebagai manajer restoran, Debby mampu memberikan keuntungan restoran senilai 4.000 hingga 6.000 dolar AS atau sekitar 60 hingga 70 juta rupiah per hari.
Sebelum menjadi manajer restoran, Debby yang sudah tinggal di Amerika Serikat selama 10 tahun itu memiliki pengalaman kerja sebagai perawat medis. Namun, dia kemudian memutuskan untuk berkarir sesuai minatnya di industri kuliner.
Harvard Square adalah salah satu kawasan populer di dekat pusat Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat. Selain dikelilingi oleh kampus bergengsi Harvard University, kawasan itu juga merupakan distrik bisnis sehingga baik mahasiswa maupun para pekerja kantoran banyak mengunjungi tempat tersebut.
Jika Anda kebetulan sedang berada di Amerika Serikat dan sering ke Harvard Square, Anda bisa mampir dan mencoba menu-menu Frast (Fresh and Fast) Food dari Pokeworks sambil menyapa Debby. (Antara)
Berita Terkait
-
Bisa Tembus Harvard, Cuitan 'How It Started' Pria Ini Bikin Publik Takjub
-
Harvard: Banyak Orang Mengalami Mimpi Aneh Selama Pandemi Covid-19
-
Jatuh Bangun Tukang Sampah, yang Akhirnya Bisa Kuliah di Harvard University
-
Citra Satelit Ungkap Virus Corona Mungkin Menyebar di Wuhan Sejak Agustus
-
Studi: Selama Wabah Corona, Harus Pakai Masker Saat Berhubungan Intim
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi