SuaraSumbar.id - Seorang pria yang mengganggu audiensi umum Paus Fransiskus di Vatikan ditangkap polisi, Rabu (2/2/2022). Lelaki itu berteriak "Ini bukan Gereja Tuhan" dalam bahasa Inggris sembari melambaikan masker medis yang dilepaskannya dari wajahnya.
Menurut seorang saksi, sang pria yang juga terdengar meneriakkan kata "masker", duduk sendirian di kursi belakang, jauh dari tempat di mana penonton-penonton lain duduk.
Pria yang tampaknya berusia akhir 40-an atau awal 50-an tahun itu memegang masker medis berwarna hitam di tangan kirinya ketika berteriak.
Paus Fransiskus mendengar teriakannya tapi tidak jelas apakah dia mengerti apa yang dikatakan oleh pria tersebut.
Setelah pria itu dibawa oleh polisi Vatikan, Paus meminta orang-orang yang hadir untuk mendoakan pria tersebut.
"Beberapa menit lalu kita mendengar seorang pria yang berteriak, memanggil, seperti sedang mengalami masalah, saya tidak tahu (masalah) itu bersifat fisik, psikologis atau spiritual - tapi dia adalah saudara kita yang sedang dilanda masalah," kata Fransiskus.
"Saya ingin mengakhiri ini dengan berdoa untuknya, untuk saudara kita yang sedang menderita, lelaki yang malang, karena jika dia berteriak, itu karena dia sedang menderita," kata Paus.
"Janganlah kita abai dengan kebutuhan saudara ini." (Antara/Reuters)
Baca Juga: Tegas! Paus Fransiskus Sebut Menyebarkan Hoaks Seputar COVID-19 Termasuk Pelanggaran HAM
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah
-
Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Jambi