SuaraSumbar.id - Produksi jagung di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), meningkat dari 115,014,9 ton pada 2020 menjadi 125.604 ton pada 2021.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu didampingi Kabid Tanaman Pangan, Ade Yusuf Thamrin, melansir Antara, Sabtu (15/1/2022).
"Produksi jagung ini meningkat 10.589,9 ton atau 8,43 ton dibandingkan tahun sebelumnya," katanya.
Ia mengatakan, ke 115.014,9 ton itu dengan luas panen 14.689 hektare. Sedangkan 125.504 ton produksi jagung pada 2021 dengan luas tanam 16.048 hektare dan luas panen 16.043 hektare.
Dari data di atas, sekitar lima hektare lahan yang gagal panen dengan produktivitas 7,83 ton per hektare.
"Produksi jagung itu merupakan angka sementara, karena belum ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS)," katanya.
Sebanyak 125.504 ton jagung itu tersebar di 16 kecamatan. Namun daerah sentral di Kecamatan Lubukbasung 58.777 ton dengan luas panen 7.478 hektare.
Setelah itu, Kecamatan Ampeknagari 48,299 ton dengan luas panen 6.703 hektare, Kecamatan Palembayan 7.693 ton dengan luas panen 980 hektare.
Petani melakukan cocok tanam jagung di lahan sawah milik mereka, namun tidak merubah bentang sawah.
Baca Juga: Jumlah Kamar di NTB Tak Cukup Untuk 65 Ribu Penonton MotoGP Mandalika, Camping Pun Disiapkan
"Kita tidak bisa melarang petani, karena beberapa masa jagung, petani menanam padi," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui