SuaraSumbar.id - Setiap orang yang akan menjual di negara bagian Washington, Amerika Serikat (AS), mewajibkan penjual untuk memberikan informasi soal ketersediaan internet dari properti yang ditaruh di iklan tersebut.
Mulai tahun ini, dikutip dari Cnet, akan ada pertanyaan apakah rumah tersebut memiliki koneksi internet. Penjual rumah juga diminta mengisi informasi penyedia layanan internet apa yang mereka gunakan.
Regulasi terbaru mewajibkan kedua informasi tersebut, namun, tidak termasuk berapa kecepatan dan kualitas jaringan.
Ketersediaan internet menjadi hal yang wajib ada sejak pandemi virus corona hampir dua tahun belakangan ini.
Federal Communication Commissions memperkirakan ada lebih dari 14 juta orang Amerika yang tidak mendapat kecepatan dasar internet broadband. Sementara itu, data dari pelacak layanan internet BroadbandNow memperkirakan jumlahnya sekitar 42 juta.
Pemerintah Amerika Serikat menggelontorkan 65 miliar dolar untuk memperluas akses internet broadband.
Dana tersebut merupakan bagian dari 1,2 triliun dolar dari Undang-Undang Infrastruktur Investasi dan Pekerjaan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang
-
Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Lewat Edukasi untuk Siswa SD