SuaraSumbar.id - Keluarga Diego Maradona melaporkan Napoli ke polisi. Penyebabnya, para pemain Napoli mengenakan jersey yang memperlihatkan sosok legenda sepak bola Argentina tersebut.
Aksi mengenakan jersey bergambar Maradona itu dilakukan Napoli dalam mengenang satu tahun kepergian legenda Partenopei mendiang Diego Maradona, pada Senin (8/11/2021) melawan Hellas Verona.
Para pemain Napoli mengenakan jersey khusus dalam pertandingan tersebut, meskipun akhirnya dipermasalahkan oleh keluarga mendiang Diego Maradona.
Mengutip Suara.com, penggunaan wajah Maradona dalam jersey mengundang emosi dari pihak keluarga setelah dilakukan tanpa izin dari keluarga mendiang.
Meskipun lampu hijau Napoli menggunakan gambar Maradona pada jersey datang dari mantan manajer sang legenda, Stefano Ceci.
Kondisi inilah yang kemudian membuat keluarga Diego Maradona mengambil langkah hukum terhadap Ceci atas izinnya kepada Napoli.
Maradona Jr mengklaim bahwa sesuai dengan hukum penggunaan jersey, apa yang dilakukan Napoli telah melanggar aturan.
Hak cipta atas gambar Maradona berada di bawah kekuasaan keluarga sang mendiang, bukan pada mantan manajernya.
"Kesepakatan itu ditandatangani oleh Stefano Ceci, mantan manajer ayah saya tapi dia sekarang tidak lagi," ucap Maradona Jr kepada Adnkronos.
Baca Juga: Gara-gara Jersey, Napoli Digugat Keluarga Diego Maradona
"Kami ahli waris satu-satunya yang seharusnya menandatangani jenis kesepakatan ini. Kontrak yang sudah tidak ada dinyatakan sah dan karena itu.
"Kami akan mengambil langkah hukum, aneh jika klub seperti Napoli memberi kepercayaan kepada orang ini," imbuhnya.
Sebenarnya keluarga mendiang Maradona tak masalah dengan sikap yang diambil Napoli dalam menghormati ayahnya, ia bahkan mendukung penuh.
Namun cara yang dilakukan Napoli dengan tidak turut menyertakan keluarga mendiang Maradona tidak bisa diterima sang anak.
"Jersey untuk menghormati ayah merupakan sumber kebanggan kami, namun saya minta maaf jika kurangnya pertimbangan dari Napoli," ujar Maradona Jr.
"Kami ahli waris yang sah tidak terlibat dan tidak pernah memberi persetujuan untuk penggunaan ini," pungkasnya. [Penulis: Eko Isdiyanto]
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia