SuaraSumbar.id - Rafathar Malik Ahmad ternyata pernah dikurung di kamar mandi oleh ayahnya, Raffi Ahmad. Hal itu terjadi saat putra Nagita Slavina dan Raffi itu hendak membeli sebuah game di ponsel.
Sang ibu, Nagita Slavina sebenarnya sudah memberikan aturan, boleh membeli asal di hari Sabtu atau Minggu.
"Tapi hari biasa dibeli. Diomongin (sama Nagita Slavina) nggak mau, nangis," cerita Merry, asisten Raffi Ahmad, dikutip dari Suara.com, Minggu (31/10/2021).
Raffi Ahmad akhirnya turun tangan untuk menghukum anaknya, Rafathar. "Dikurung sama bapaknya di kamar mandi, digelapin. Nangis kejer," ujar Merry.
Sejak saat itu, Rafathar tidak berani melawan Raffi Ahmad. Sebab ia tahu konsekuensi yang didapatkan jika tak menuruti perkataan sang ayah.
"Kalau ngomong, Rafathar masih ngebantah, langsung dikurung ke kamar mandi, ditakut-takuti gitu," ujar asisten Raffi Ahmad ini.
Meski pernah bertindak tegas pada anaknya, Raffi Ahmad juga menjadi sosok yang suka memanjakan Rafathar.
Sebut saja saat ia bersama Rafathar membeli mainan di toko. Jika Nagita Slavina hanya memberikan izin satu barang, hal itu tak berlaku bagi Raffi Ahmad.
"Ya udah beli empat kalau ke toko mainan. Asal nurut," kata Merry mencontohkan ucapan Raffi Ahmad.
Baca Juga: Raffi Ahmad Nyetir Truk Sendiri untuk Bagi-Bagi Makanan ke Panti Asuhan
Berita Terkait
-
Temani Raffi Ahmad Bekerja saat Sakit, Kaki Asisten Sampai Diseret
-
Umumkan Struktur Jabatan RANS Entertainment, Sepatu Nagita Slavina Bikin Salfok
-
3 Fakta Rans Entertainment yang Gaet Kaesang Jadi Komisaris
-
Kaesang Jadi Komisaris Perusahaan Raffi Ahmad, Ridho Rhoma Divonis 2 Tahun
-
Jadi Komisaris di RANS Entertainment, Kaesang: Saya Tuh Fungsinya Ngerem
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Nyeri Pinggang Menjalar hingga ke Kaki? Ini Tanda Bahaya yang Tidak Boleh Diabaikan
-
5 Tanda Tubuh Butuh Sudah Minta Istirahat, Jangan Abaikan Sebelum Burnout
-
Bukan Air Putih, 4 Minuman Ini Ramah Gula Darah Jika Dikonsumsi Malam Hari
-
Korban Penipuan Hanania Travel Bertambah Jadi 1.286 Orang, Kerugian Tembus Rp35,3 Miliar
-
Kabar Baik untuk Guru Madrasah, Insentif Non-ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026