SuaraSumbar.id - Dua pebiliar Sumatera Barat (Sumbar) harus terhenti di babak 16 besar nomor bola delapan double pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
Oki Chandra dan Edo Vernando, dua pebiliar Sumbar, kalah oleh pebiliar Sulawesi Tengah di Arena Biliar Mimika, PON Papua XX Senin (4/10/2021).
Manajer tim biliar Sumbar, Alexander Dino mengatakan atlet Sumbar harus mengakui ketangguhan pebiliar Sulawesi Tengah atas nama Ardian dan Ronny dengan skor 3-6 setelah menjalani durasi pertandingan selama dua jam.
Mencoba bangkit setelah tertinggal 0-4, akhirnya pada game lima dan enam dua pebiliar Sumbar ini baru berhasil meraih poin (2-4). Namun pada break ke tujuh dan sembilan pebiliar Sulteng kembali menunjukan dominasinya dan menutup pertandingan dengak skor 3-6.
Menurut dia pada pertandingan anak asuhnya agak grogi namun secara kemampuan Oki dan Edo masih seimbang dengan dua pebiliar Sulteng.
"Anak-anak sudah berusaha keras, ini hari pertama pertandingan jadi mungkin agak sedikit grogi," katanya dalam keterangan tertulis di Merauke, Senin (4/10/2021) dikutip dari ANTARA.
Dirinya berharap kekalahan ini menjadi motivasi bagi dua pebiliarnya untuk segera bangkit pada pertandingan berikutnya.
Selain mengikuti nomor bola 8 double, pada PON 2021 di Papua Edo dan Oki juga akan menjalani lima nomor pertandingan lainnya, yakni bola 10 double, bola 15 single, bola 9 single, bola 8 single, dan 10 single.
Edo sendiri akan turun pada nomor bola 8 single dan 9 single, sementara Oki Candra turun pada nomor bola 15 single dan 10 single. (ANTARA)
Baca Juga: PON Papua: Pelatih Tim Sepak Bola Putra Papua Puji Kedalaman Skuadnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi