SuaraSumbar.id - Vaksin Covid-19 buatan Sinovac dan Sinopharm merupakan jenis vaksin paling banyak digunakan untuk masyarakat Indonesia dalam program vaksinasi Covid-19 nasional.
Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian, mengatakan, Sinovac dan Sinopharm telah mengekspor 215 juta dosis vaksin COVID-19 ke Indonesia hingga saat ini, yang merupakan 20 persen dari total vaksin yang diekspor China ke negara-negara lain.
Vaksin dari China juga mencakup 80 persen dari total vaksin COVID-19 yang diamankan oleh Indonesia.
“Sejak pandemi COVID-19 dimulai, China dan Indonesia telah saling mendukung dalam memerangi penyakit tersebut,” kata Xiao Qian ketika menyampaikan pernyataan pers secara virtual tentang kedatangan vaksin Sinovac.
Sebanyak lima perusahaan vaksin China telah bekerja sama dengan Indonesia dalam riset dan pengembangan, pengadaan, dan produksi melalui berbagai teknologi seperti inaktivasi virus, proteion rekombinan, adenovirus activator, serta vaksin mRNA.
Lebih lanjut, Dubes Xiao Qian mengatakan bahwa China secara aktif mendukung Indonesia untuk membangun pusat pembuatan vaksin regional.
“Diyakini dalam waktu dekat, Indonesia tidak hanya bisa memenuhi kebutuhannya sendiri, tetapi juga bisa mengekspor vaksin,” tutur dia.
Kerja sama vaksin antara China dan Indonesia sesuai dengan prinsip yang disampaikan Presiden Xi Jinping dalam Sidang ke-76 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa bahwa “vaksin perlu dijadikan barang publik global” yang aksesibiltas dan keterjangkauannya di negara berkembang harus dipastikan.
Dubes Xiao Qian mengatakan bahwa China akan menjunjung tinggi visi komunitas kesehatan global untuk semua dan mendukung Indonesia memerangi Covid-19.
Baca Juga: Terbesar di Dunia, Rights Issue BBRI Capai Rp93,4 Triliun
“China akan terus melakukan apa yang bisa dilakukan untuk mendukung Indonesia dan upaya (penanganan) pandeminya,” ujar dia, menegaskan.
Xiao Qian juga mengumumkan komitmen pemerintah China untuk menyumbangkan 1 juta dosis vaksin COVID-19 bagi Indonesia, menyusul kedatangan 1 juta dosis vaksin Sinovac dari China di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat.
Beserta ketibaan vaksin sumbangan pemerintah China tersebut, Indonesia menerima 1 juta dosis vaksin COVID-19 yang diberikan perusahaan Sinovac secara gratis dan 200 ribu dosis vaksin Sinovac dari Palang Merah China (Red Cross Society of China). [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat