SuaraSumbar.id - Meyakini kedatangan hari kiamat merupakan satu dari 6 rukun iman dalam agama Islam. Hari akhir tidak jelas kapan pasti kedatangannya.
Hanya saja, jauh sebelumnya, Rasulullah SAW telah menyampaikan tanda-tanda kiamat telah dekat.
Mengutip Suara.com, hari kiamat menurut agama Islam merupakan peristiwa hancurnya alam semesta dan makhluk yang menghuninya juga akan binasa. Pada saat itu dunia digambarkan penuh kekacauan dan kehancuran. Kemudian manusia akan dibangkitkan dalam keadaan yang sesuai dengan perbuatannya di dunia.
Rasulullah SAW telah menyampaikan sejumlah tanda yang menunjukkan dekatnya hari kiamat. Berikut tanda-tanda hari kiamat yang terdapat dalam buku "Prediksi Akhir Zaman" karya Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal.
1. Diutusnya Nabi Muhammad SAW
Diutusnya Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu dari tanda sudah dekatnya hari kiamat.
Hal tersebut berdasarkan dari sebuah riwayat yang bersumber dari Ibnu Abbas yang mengatakan:
“Diutusnya Nabi Muhammad SAW adalah tanda-tanda kiamat. Tatkala Malaikat Jibril melewati penduduk untuk diutus kepada Nabi, penduduk langit pun mengucap takbir dan mengatakan bahwa sebentar lagi akan terjadi kiamat”.
2. Terbelahnya bulan
Baca Juga: Tentang Musik dan Santri Tutup Telinga, Gus Baha Kisahkan Nabi Muhammad SAW
Peristiwa terbelahnya bulan merupakan salah satu tanda datangnya hari kiamat. Hal tersebut tercantum dalam salah satu ayat Alquran.
“Telah dekat (datangnya) kiamat dan telah terbelah bulan.” (QS. Al Qamar: 1)
Peristiwa terbelahnya bulan telah terjadi pada masa Rasulullah SAW. Hal tersebut sesuai dengan sebuah hadis yang diriwayatkan dari At Tirmidzi dari sahabat Anas, beliau berkata:
“Penduduk Makkah meminta kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu bukti. Akhirnya bulan terbelah di Makkah menjadi dua bagian, lalu turunlah ayat : ‘Telah dekat datangnya hari kiamat dan telah terbelah bulan. Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mu’jizat), mereka berpaling dan berkata: “(Ini adalah) sihir yang terus menerus”. QS. Al Qamar: 1-2)
3. Munculnya orang yang mengaku sebagai Nabi
Orang yang mengaku sebagai nabi telah banyak muncul bahkan sejak zaman nabi Muhammad SAW. Pada masa itu ada Musailamah Al Kadz-dzab yang mengaku sebagai Nabi.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
BRI Dukung MotoGP Indonesia 2026, Perkuat Potensi Sport Tourism di Panggung Dunia
-
BRI Perkuat Dukungan untuk Kontingen Indonesia di Asian Games AichiNagoya 2026
-
Permudah Kelola Payroll Perusahaan, Gunakan Qlola by BRI dengan Sistem Terintegrasi
-
BRI Hadirkan Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Nasabah Infinite Prioritas
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat