SuaraSumbar.id - Pasangan suami-istri di Rusia mengaku pemuja setan. Bahkan, dia pernah membunuh dua orang di hutan dan memakan mayat korban tersebut untuk ritual satanisme.
Mengutip Suara.com, Kamis (12/8/2021), keduanya terungkap sebagai pemuja setan setelah ditangkap atas kasus narkoba. Mereka bernama Andrei Tregubenko dan Olga Bolshakova.
Dalam penyelidikan, keduanya mengakui telah melakukan pembunuhan setidaknya dua kali dalam ritual pemujaan setan yang mereka anut.
Pasangan kanibal ini memikat korban ke dalam hutan sebelum membunuh dan memakan korbannya. Dua pembunuhan itu terjadi di Oblast Leningrad dan Republik Karelia pada tahun 2016, menurut situs berita Mash.
Menurut The News 24, dua korban berusia 27 tahun bernama Victoria Zaitseva, diduga jatuh cinta dengan Tregubenko dan satu lagi merupakan kenalan lama Bolshakov, Platon Stepanov.
Pasangan ini memiliki dua anak perempuan yang dirawat oleh saudara perempuan ayah Tregubenko, Knesia. Wanita ini juga mengatakan saudara laki-lakinya tertarik pada Satanisme setelah bertemu Bolshakova.
Namun, Bolshakova sekarang menyalahkan pasangannya atas semua yang terjadi, mengklaim bahwa dia mulai menggunakan narkoba karena pria itu dan dia sering dipukul.
Ksenia mulai bekerja sama dengan polisi setelah diberitahu tentang klaim pacarnya terhadapnya. "Olya tidak benar-benar memberi tahu saya tentang masa lalunya. Saya tahu dia memiliki ibu yang tidak berkomunikasi dengannya".
"Dia juga tidak terlalu mengkhawatirkan anak-anak. Dia menggunakan obat-obatan selama kehamilan dan menyusui. Kemudian, ketika saya datang mengunjungi mereka, saya menemukan bahwa dia juga membagikannya."
Baca Juga: Pasangan Pemuja Setan Ditangkap, Akui Bunuh dan Makan Mayat Korban untuk Ritual
Menurut situs berita Gazeta, orang tua jahat itu adalah anggota sekte dan 10 tersangka anggota lainnya juga telah ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia