Ilustrasi police line [Shutterstock]
"Dengan konferensi pers yang membagikan detail tentang kejahatan keji ini, kepedulian dan cinta yang ditunjukkan dari orang-orang dan rekan untuk membangkitkan memori Tristyn dan tekad komunitas kami berfungsi sebagai suar cahaya dalam kegelapan." sambungnya. (Suara.com)
Berita Terkait
-
Pemerintah AS Sahkan UU Anti Kebencian di Tengah Kekerasan Rasial
-
Presiden Sementara Mali Ditahan Militer, PBB hingga AS Langsung Mengecam
-
Israel-Gaza: Israel Dapat Dana Setidaknya Rp55 Triliun Per Tahun dari AS
-
Akibat Pandemi Covid-19, Amerika Serikat Terancam Krisis Boba
-
Presiden AS Joe Biden Ingin Mobil Dinasnya Dirombak, Ini Alasannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak