Gundogan membayar lunas kesalahannya itu dengan membuka keunggulan Manchester City, empat menit memasuki babak kedua, ketika ia menyambar bola muntah hasil tembakan Foden yang tak dihentikan sempurna oleh Alisson sebelumnya.
Liverpool berusaha bangkit dan sebuah serangan balik akhirnya berbuah tendangan penalti, ketika Salah yang berusaha mengendalikan bola umpan jauh kiriman Trent Alexander-Arnold dilanggar oleh Ruben Dias.
Salah dengan dingin memperdaya Ederson untuk menyamakan kedudukan jadi 1-1 pada menit ke-63, sembari menyudahi tren positif nirbobol yang dimiliki Manchester City dalam enam pertandingan sebelumnya.
Alih-alih memanfaatkan gol itu sebagai momentum kebangkitan, lini pertahanan Liverpool yang memang amat sangat rapuh sejak kehilangan Virgil van Dijk kembali memperlihatkan lubang yang menganga.
Pada menit ke-73, Alisson melakukan blunder umpan yang malah jatuh ke hadapan Foden. Talenta muda Manchester City itu dengan dingin melewati hadangan Andrew Robertson serta Jordan Henderson, untuk mengirim umpan tarik matang yang disontek Gundogan di muka gawang demi merestorasi keunggulan tim tamu 2-1.
Tiga menit kemudian, Alisson kembali melakukan blunder saat sekali lagi bola sapuannya malah jatuh ke pemain Manchester City.
Bernardo Silva pun mengirim umpan cungkil yang tinggal ditanduk oleh Sterling di area tiang jauh untuk membuat kedudukan jadi 3-1.
Gol itu sekaligus menandai Sterling sebagai pemain ketiga yang mencapai raihan 100 gol di bawah asuhan Pep Guardiola, setelah megabintang Barcelona Lionel Messi serta penyerang Manchester City Sergio Aguero.
Situasi semakin menyedihkan bagi Liverpool, sebab semangat mereka untuk bangkit dimatikan oleh aksi individual menawan Foden, yang melakukan tusukan dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan keras untuk memperdaya Alisson, yang malam ini tampil amat sangat buruk.
Baca Juga: Hancurkan Liverpool di Anfield, Manchester City Mantap di Pucuk Klasemen
Foden mengunci kemenangan 4-1 Manchester City pada menit ke-83.
Hasil ini sendiri sekaligus membuat Liverpool untuk pertama kalinya menelan tiga kekalahan kandang beruntun di pentas Liga Inggris sejak September 1963 silam!
Berita Terkait
-
Liverpool Bidik Andoni Iraola Demi Mengembalikan Karakter Permainan Agresif di Anfield
-
Mohamed Salah Menangis Tinggalkan Liverpool: Ini Kehidupan Saya
-
Raffi Ahmad Bikin Heboh Staf Liverpool Usai Pamer Foto Bersama Michael Owen di Andara
-
Anfield Tak Lagi Angker, Liverpool 3 Kali Gagal Menang di Kandang
-
Arne Slot Akui Anfield Tak Lagi Angker Usai Liverpool Ditahan Sunderland
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Maknai Kemerdekaan, Danantara melalui BRILink Agen Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok Negeri
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan
-
3 Bahan Saja! Resep Camilan Sehat Gunakan Pisang dan Cokelat
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan