SuaraSumbar.id - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia atau IAKMI, Hermawan Saputra meminta pemerintah berani ambil langkah Perbelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM secara nasional tidak hanya di Jawa-Bali.
Sebab menurutnya penerapan PPKM Jawa-Bali hanya menjadi solusi jangka pendek pencegahan penularan Covid-19 di Indonesia. Untuk itu, PPKM secara nasional harus dilakukan sebagai solusi jangka menengah.
"Jangka menengah harus diputuskan. Pemerintah dalam skala nasional harus berani," kata Hermawan dalam diskusi daring bertema 'Kesiapan Daerah Hadapi PPKM' yang digelar Sabtu (9/1/2021).
Menurutnya, langkah PPKM secara nasional sudah harus mulai diterapkan minimal pada Februari 2021 mendatang. Ia mengatakan, PPKM tidak bisa secara parsial lagi.
"Jadi tidak ada alasan kita terlalu memikirkan yang teknis tentang nama PPKM tapi kebutuhan sementara saja. Ini untuk melandaikan kurva agar tidak stagnan di fasilitas kesehatan," ujarnya.
Menurutnya, pemerintah tidak bisa memulihkan perekonomian selama krisis kesehatan tak tersentuh. Krisis kesehatand dan ekonomi tak bisa dimenangkan secara bersamaan. Saat ini yang lebih penting adalah masalah kesehatan masyarakat.
"Tidak mungkin memenangkan ekonomi dan kesehatan dua-duanya. Presiden sudah menyampaikan kesehatan adalah prioritas," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
Terkini
-
BRI Dorong Anak Muda Gunakan Teknologi untuk Disiplin Mengatur Keuangan
-
Kementerian Kebudayaan Umumkan Pemenang Program Produksi Film Narasi Kepahlawanan 2026
-
Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Siapkan Ragam Promo Menarik
-
Minuman Manis Tak Langsung Bikin Gagal Ginjal, Tapi Kebiasaan Ini Bisa Jadi Risikonya
-
Ekonomi Kerakyatan Terus Digerakkan, BRI Kantongi Laba Rp31,2 Triliun